Istilah dalam Forex Trading

Pertanyaan
Apa sih yang dimaksud dengan Buy Stop dan Sell Stop ?
Jawaban
Buy Stop merupakan pending order atau pesan order yang apabila harga bergerak naik menyentuh angka yang Anda pesan, Anda akan langsung mempunyai posisi transaksi baru berupa buy dan dalam pemasangan atau pembuatan pending order ini.

Harga yang dipesan berada di atas harga yang bergerak pada saat itu. Dapat dilakukan secara automated trade maupun dilakukan secara konvensional (ditunggu secara manual di angka harga yang diinginkan untuk kemudian memasang posisi), sedangkan ....
Sell Stop merupakan pending order atau pesan order yang apabila harga bergerak turun menyentuh angka yang Anda pesan, Anda akan langsung mempunyai posisi transaksi baru berupa sell dan dalam pemasangan atau pembuatan pending order ini, harga yang dipesan berada di bawah harga yang bergerak pada saat itu. Dapat dilakukan secara automated trade maupun dilakukan secara konvensional (ditunggu secara manual di angka harga yang diinginkan untuk kemudian memasang posisi)
Pertanyaan
Apa sih yang dimaksud dengan Buy Limit dan Sell Limit ?
Jawaban
Buy Limit merupakan pending order atau pesan order yang apabila harga bergerak turun menyentuh angka yang Anda pesan, Anda akan langsung mempunyai posisi transaksi baru berupa buy dan dalam pemasangan atau pembuatan pending order ini, harga yang dipesan berada di bawah harga yang bergerak pada saat itu. Dapat dilakukan secara automated trade maupun dilakukan secara konvensional (ditunggu secara manual di angka harga yang diinginkan untuk kemudian memasang posisi), sedangkan ....
Sell Limit merupakan pending order atau pesan order yang apabila harga bergerak naik menyentuh angka yang Anda pesan, Anda akan langsung mempunyai posisi transaksi baru berupa sell dan dalam pemasangan atau pembuatan pending order ini, harga yang dipesan berada di atas harga yang bergerak pada saat itu. Dapat dilakukan secara automated trade maupun dilakukan secara konvensional (ditunggu secara manual di angka harga yang diinginkan untuk kemudian memasang posisi)
Pertanyaan
Kenapa sih kita harus memasang Stop Loss ? Apa sih stop loss ?
Jawaban
Stop Loss merupakan nilai batasan harga terendah yang ditentukan untuk membatasi kerugian. Saat pergerakan harga menyentuh nilai ini, maka sistem secara otomatis akan menutup order di posisi tersebut (dilakukan secara automated trading) atau ditutup posisi secara manual (dilakukan secara konvensional). Bagi kebanyakan trader atau investor keputusan untuk menaruh stop loss ini adalah pilihan yang tiddak nyaman memang. Namun demikian, menurut pendapat kami hal ini tetap harus dilakukan untuk memaksimalkan money management dan manajemen resiko, yang mana pada akhirnya sebenarnya bertujuan untuk menjaga keutuhan modal Anda. Loss yang ada, dapat digantikan oleh sesi trading berikutnya asalkan psikologi trading Anda tetap terjaga dan modal untuk bertransaksi masih ada

Pertanyaan

Apa sih yang dimaksud dengan psikologi trading ?
Jawaban
Ada 10 psikologi trading yang lazim ditanamkan dalam mindset seorang trader ketika melakukan transaksi di market :
1.  Market Membayar Anda untuk Disiplin. Semakin Anda disiplin Cut Loss dan disiplin dengan cara dan strategi Anda, maka pasar akan menghargai Anda dengan memberikan keuntungan-keuntungan. Penetapan cut loss harus mulai dibiasakan dari mulai belajar bertransaksi di market dan itu sangat penting dalam psikologi trading.
2.  Jangan Berubah dari Seorang Pemenang Menjadi Seorang Pecundang. Jika Anda telah mengalami Floating Profit, jangan tunggu sampai menjadi Floating Loss lalu Anda harus tutup posisi dengan Cut Loss. Gunakan Trailing Stop. Dalam hal bertransaksi di market, penggunaan trailing stop juga harus dipahami dengan baik.
3.  Bentuk Sistem Trading dan Terus Menggunakannya. Jangan Dirubah dari Hari ke hari. Dari mulai belajar bertransaksi di market, gunakan strategi yang Anda percayai dan yakini serta akan Anda pergunakan. Jangan dirubah sampai Anda benar-benar yakin bahwa kerugian yang Anda alami bukanlah karena Anda yang tidak disiplin dalam menggunakan strategi Anda. Dalam psikologi trading Anda bisa merubah strategi jika strategi tersebut memang jelek dan benar-benar tidak bisa diterapkan pada pasar yang akan Anda masuki.
4.  Jadiliah Diri Anda Sendiri. Jangan Pernah Mencoba untuk Menjadi Orang Lain. Gunakan cara trading yang sesuai dengan pribadi dan kehidupan Anda serta terapkan dari awal saat mulai belajar bertransaksi di market. Semakin Anda nyaman dengan gaya trading Anda, baik itu strategi, time frame, money management dan risk management yang Anda gunakan, hasil trading Anda akan semakin baik. Dan Anda pun akan semakin mencintai bisnis yang bisa menambah income Anda ini.
5.  Kerugian yang Pertama Merupakan Kerugian Yang Terbaik. Jangan tunggu sampai Loss Anda semakin besar dengan membiarkan harga bergerak melebihi titik dan point Cut Loss Anda. Konsisten dengan psikologi trading dengan tidak merubah Cut Loss yang sedari awal ditetapkan. Anda harus sudah mempersiapkan untuk Loss sampai titik dan point Cut Loss Anda begitu Anda masuk pasar. Jangan menjilat ludah Anda sendiri dan jangan sampai rugi melebihi titik dan point Cut Loss Anda. Sekali lagi terapkan ini dari mulai belajar bertransaksi di market.



6.  Jangan Berharap dan Berdoa, Jangan Berspekulasi. Kalau Anda Lakukan Hal Tersebut, Maka Anda akan Mengalami Kerugian. Dengan melakukan analisa berarti Anda telah mengurangi dan bahkan menghilangkan sisi spekulasi (sisi judi) dalam trading. Tidak ada yang menjamin Anda tidak akan mengalami kerugian dengan Anda melakukan analisa Namun juga tidak ada yang menjamin Anda akan mendapatkan profit dengan melakukan spekulasi dari (hanya) duduk berdoa dan berharap.
7.  Ambil Take Profit yang Realistis. Keuntungan yang terbaik adalah keuntungan yang didapat sedikit demi sedikit yang sesuai target yang realistis. Memang kita semua mengharapkan keuntungan yang besar dalam waktu singkat. Namun seiring dengan pengembangan kalimat psikologi trading “Resiko Besar Akan Mendapatkan Untung yang Besar” menjadi  “Semakin Cepat Untung Besar maka akan Semakin Cepat dan Besar pula Resikonya”. Kemudian adanya jargon “Roma tidak dibangun dalam waktu sehari.” Pahami betul prinsip ini pada saat Anda belajar melakukan transaksi di market.
8.  Jangan Terlalu Berlebihan Dalam Menganalisa. Jika Anda Lakukan Hal Tersebut, Anda Akan Mengalami Kerugian. Jangan terlalu dalam menganalisa suatu pasar. Ingat Anda bertujuan untuk trading dan melakukan transaksi, bukan untuk melakukan riset pasar dan membuat Thesis ^_^ Tujuan Anda adalah menganalisa, masuk pasar (transaksi) dan keluar pasar (untung atau rugi) sesuai dengan rencana Anda. 
9.  Semua Trader Diciptakan secara Sejajar di Mata Pasar. Trader yang hebat bukanlah trader yang tidak pernah salah dan tidak pernah mengalami kerugian. Trader hebat adalah trader yang dapat membuat strategi yang bagus dan dapat mengikuti rencana dia dengan baik. Yang terpenting adalah bagaimana hasil trading rata-rata selama 6 hingga 12 bulan kedepan. Bukan hanya 1 – 3 bulan saja. Hitung perbandingan profit dan loss Anda. 
Baca Juga Materi Pelajaran Sekolah untuk SLTP dan SLTA di website ini https://RuangLes.co.id

Komentar

Postingan Populer